
Kamis, 16 Mei 2013
TUGAS "ASAM AMINO DAN PROTEIN"

Bagaimanakah cara mengidentifikasi adanya protein dalam bahan makanan?
Apakah yang dimaksud glikoprotein? Berikan contohnya!
Apakah yang dimaksud denaturasi protein? Sebutkan hal-hal yang menyebabkan terjadinya denaturasi protein!
Mengapa protein yang mengalami denaturasi menjadi kehilangan fungsi biologisnya?
Apakah urea CO(NH2)2 menunjukkan uji yang positif terhadap uji biuret?
Apakah yang dimaksud struktur kuarterner...
Minggu, 21 April 2013
KONSEP MOL DAN STOIKIOMETRI

HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA
1. Asas Lavoiser atau kekekalan massa
“jumlah sebelum dan setelah reaksi kimia adalah tetap”
2. Hukum Gas Ideal
P V = nRT
Dengan P adalah tekanan (atm), V adalah volum (L), n adalah jumlah partikel (mol), dan T adalah
suhu (K) serta R adalah tetapan gas (0,082 L atm/mol K). Hukum gas ideal merupakan pengabungan dari :
a. Hukum Boyle
“pada suhu dan jumlah zat yang sama, tekanan...
PERKEMBANGAN TEORI ATOM

a. Teori atom Dalton :
Materi tersusun atas partikel-partikel terkecil yang disebut atom.
Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi.
Atom-atom penyusun unsur bersifat identik.
Atom suatu unsur tidak dapat diubah menjadi atom unsur lain.
Senyawa tersusun atas 2 jenis atom atau lebih dengan perbandingan tetap dan tertentu.
Pada reaksi kimia terjadi penataulangan atom-atom yang bereaksi....
Jumat, 19 April 2013
PENETAPAN KADAR BESI DALAM GARAM TUNJUNG (FeSO4 . 7H2O)
TEORI
Besi dari larutan garam tunjung (FeSO4 . 7H2O), dapat diendapkan sebagai besi (II) hidroksida, akan tetapi basa ini tidak mantap dan mudah teroksidasi menjadi besi(III), sehingga bila dipijarkan sisa pijarnya tidak murni sebagai FeO. Oleh karena itu besi harus diendapkan sebagai besi(III)hidroksida. Sebagai pengoksidasi dapat dipakai HNO3, H2O2 atau air brom.
Sebenarnya HNO3 kurang baik karena mudah terjadi kopresipitasi. pH pengendapan tidak boleh terlalu tinggi untuk menghindari pengendapan hidroksida lain terutama bila contoh...
Senin, 15 April 2013
PENETAPAN KADAR TEMBAGA DALAM TERUSI (CuSO4 . 5H2O)

TEORI
Tembaga
dari garam tembaga (II) dapat diendapkan sebagai tembaga(II) hidroksida.
Endapan ini dapat larut dalam NH4OH berlebihan sebagai garam
kompleks [Cu(NH3)4]2+ oleh karena itu
pengendapan dengan NaOH atau KOH. Untuk menghindari hidrolisis ion Cu2+
menjadi Cu(OH)2, sebelum pendidihan larutan CuSO4 harus diasamkan
dengan H2SO4
CuSO4
+ H2O à
Cu(OH)2 + H2SO4
DASAR
Larutan
garam tembaga (II) panas...
PENGENDAPAN

Pengendapan adalah proses
membentuk endapan yaitu padatan yang dinyatakan tidak larut dalam air walaupun
endapan tersebut sebenarnya mempunyai kelarutan sekecil apapun. Prosedur
analisis menentukan jumlah pereaksi yang digunakan atau ditambahkan kedalam
sampel/analat agar terbentuk endapan. Dalam kasus dimana jumlah pengendap tidak
disebutkan, biasanya dapat dilakukan estimasi kasar dengan cara perhitungan
sederhana...
GRAVIMETRI
Gravimetri termasuk analisis jumlah cara konvensional. Sebenarnya ada gravimetri dengan cara instrumental yaitu elektrogravimetri. Dalam gravimetri (Gravity = berat) penentuan jumlah zat berdasarkan pada pengukuran berat (penimbangan). Selain penimbangan sampel dilakukan pula penimbangan hasil reaksi, baik berupa endapan atau gas yang terjadi.
Berdasarkan dasar dan cara pemisahan, gravimetri dibagi menjadi :
1. Cara pengendapan.
Pada cara ini sejumlah sampel dilakukan dengan pereaksi tertentu zat yang akan ditetapkan...